Polsek Masaran Beri Pembekalan ke Calon Khidmad Santri Putra di Ponpes Ibnu Abbas Sragen

Polsek Masaran Beri Pembekalan ke Calon Khidmad Santri Putra di Ponpes Ibnu Abbas Sragen

SRAGEN, mascipol.tv – Polsek Masaran, Polres Sragen, Jawa Tengah, memberikan pembekalan kepada calon khidmad santri putra kelas XII di Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy Putra. Kegiatan berlangsung di Dk. Beku, Ds. Kliwonan, Kec. Masaran, Kab. Sragen.

Pembekalan ini bertujuan membekali para santri dengan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan pemahaman tentang peran masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Agenda dijadwalkan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dengan sistem fleksibel sesuai pembagian waktu panitia.

Tiga personel Polsek Masaran hadir langsung sebagai pemateri. Mereka adalah Aiptu Didik Mustaqim S.H. selaku Kanit Samapta, Aipda Danang Eko P. selaku Bhabinkamtibmas Desa Kliwonan, dan Aipda Agus S. selaku Panit Intelkam.

Kehadiran polisi di tengah santri menjadi bentuk sinergi antara Polri dan pondok pesantren dalam membina generasi muda. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan santri yang akan mengabdi sebagai khidmad.

Aiptu Didik Mustaqim S.H. menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal utama saat santri terjun ke masyarakat.

“Sebagai calon khidmad, kalian harus siap menjadi teladan. Disiplin waktu, jujur, dan menjaga nama baik pesantren adalah modal utama,” ujar Aiptu Didik dalam penyampaian materi.

Aipda Danang Eko P. yang sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Kliwonan menekankan peran santri dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengajak para santri aktif membantu menciptakan situasi kondusif.

“Desa Kliwonan adalah rumah kita bersama. Santri punya peran strategis untuk menjadi penyejuk dan perekat masyarakat,” kata Aipda Danang di hadapan peserta.

Sementara itu, Aipda Agus S. dari Unit Intelkam memberikan pemahaman tentang potensi gangguan kamtibmas dan pentingnya kewaspadaan dini. Ia juga menjelaskan cara melaporkan kejadian melalui jalur resmi kepolisian.

Para santri tampak antusias mengikuti sesi pembekalan. Beberapa mengajukan pertanyaan terkait peran santri dalam pencegahan kenakalan remaja dan penyebaran paham radikal.

Panitia menyampaikan bahwa waktu pembekalan diatur fleksibel agar setiap pemateri mendapat kesempatan yang cukup. Hal ini agar materi dapat tersampaikan dengan baik tanpa terburu-buru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan pondok pesantren menjelang kelulusan santri kelas XII. Para santri dipersiapkan untuk mengabdi di masyarakat dengan bekal ilmu agama dan wawasan kebangsaan.

Polsek Masaran berharap pembekalan ini dapat membentuk karakter santri yang berintegritas, cinta tanah air, dan peduli terhadap keamanan lingkungan. Sinergi ulama, santri, dan polisi dinilai penting untuk menjaga stabilitas wilayah.

Hingga kegiatan berakhir, suasana berlangsung tertib dan lancar. Para santri mengikuti seluruh rangkaian dengan khidmat dan antusias.

Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy Putra mengapresiasi kehadiran Polsek Masaran. Pihak ponpes menilai pembekalan ini menambah wawasan dan motivasi santri sebelum mengabdi di masyarakat.

Polsek Masaran menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif di lingkungan pesantren. Ke depan, kerja sama serupa akan terus ditingkatkan demi menciptakan generasi muda yang tangguh dan berakhlak.